Cara Backup Registry di Windows 11/10 Secara Otomatis & Manual

Perubahan yang tidak disengaja pada file Registry dapat menimbulkan masalah serius pada komputer Anda. Oleh karena itu, kami menyediakan langkah-langkah di bawah ini untuk mencadangkan Registry di Windows 10 & 11, baik secara manual maupun otomatis.

Cadangkan Registry di Windows 10 & 11


Pengaturan default di versi sistem operasi Windows sebelumnya adalah secara otomatis mencadangkan file Registry dan menyimpan cadangan Registry di folder sistem "RegBackup".

Namun, fitur pencadangan Registry otomatis telah dihapus di versi Windows 10 dan 11 saat ini, untuk menghemat ruang penyimpanan.

Ini berarti bahwa Anda tidak akan dapat mengembalikan Registry Windows dari cadangan, jika Anda berakhir dengan file Registry yang rusak atau corrupt di komputer Anda.

Untungnya, Microsoft hanya menonaktifkan fitur ini dan masih memungkinkan untuk mengaktifkan backup Registry secara otomatis dan manual di komputer Anda.

Catatan: Folder “RegBackup” terletak di C:\Windows\System32\config\RegBack. Jika Registry tidak dicadangkan, Anda akan menemukan semua entri dalam folder ini berukuran 0 Kb.

1. Mengaktifkan Pencadangan Registry Otomatis di Windows 10 & 11

Anda dapat membuat komputer Anda untuk secara otomatis membuat cadangan Registry dengan mengaktifkan pencadangan Registry secara berkala menggunakan Registry Editor.

Catatan: Langkah ini ditujukan untuk pengguna tingkat lanjut. Memodifikasi file Registry dengan cara yang salah dapat menyebabkan masalah serius pada komputer Anda.

Berikut langkah-langkah cara mem-backup Registry secara otomatis:
  1. Klik kanan pada tombol Start dan klik Run. Di Run Command Window, ketik regedit dan klik OK
  2. Pada layar Registry Editor, navigasikan ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Configuration Manager
  3. Klik kanan pada folder Configuration Manager > pilih New > klik DWORD (32-bit) Value
  4. Beri nama yang baru yaitu: EnablePeriodicBackup, dan tekan tombol Enter pada keyboard komputer Anda
  5. Selanjutnya, klik 2x pada EnablePeriodicBackup DWORD yang baru dibuat dan atur value data-nya menjadi 1
  6. Klik tombol OK untuk menyimpan perubahan ke DWORD dan Restart komputer Anda

Setelah perubahan ini, komputer Anda akan secara otomatis membuat cadangan seluruh Registry di komputer Anda dan file cadangan akan ditempatkan di folder "RegBackup" yang terletak di C:\Windows\System32\config\RegBack.

Sistem Windows juga akan membuat tugas "RegIdleBackup" di Task Scheduler untuk mengelola pencadangan pendaftaran otomatis di komputer Anda.

2. Backup File Registry Secara Manual di Komputer Windows 10 & 11

Setelah pencadangan Registry diaktifkan di komputer, Anda dapat membuat cadangan manual file Registry di komputer Anda kapan saja dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
  1. Klik tombol Start > ketik Task Scheduler di kotak pencarian dan klik Task Scheduler App di hasil pencarian
  2. Pada layar Task Scheduler, navigasikan ke Task Scheduler Library > Microsoft > Windows > Registry
  3. Klik kanan pada RegIdleBackup dan klik opsi Run di menu yang muncul
  4. Setelah Anda mengklik Run, Task Scheduler akan membuat cadangan seluruh Registry di komputer Anda, menimpa cadangan Registry sebelumnya di folder RegBackup

Itulah 2 cara mem-backup file Registry di Windows 10 & 11 secara manual dan otomatis yang dapat Anda lakukan di komputer/laptop. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Related Posts →


This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more
-->